Desa Keroye Terkena Virus Al-fadilah

KM. Abs Lotim – Al-fadilah adalah bank sampah yang berada di bawah naungan asosiasi bank sampah Lombok timur dan sudah bisa menunjukkan kegiatan positif untuk member pemahaman bagi setiap warga yang ada disekitar, bank sampah al-fadilah dikelola oleh pendamping keluarga harapan yang ada di desa aikmel timur kecamatan aikmel kabupaten Lombok timur.
Pengelola bank sampah Al-Fadilah tidak bosan-bosanya menebar virus kebaikan untuk membangun bank sampah di desa-desa seperti yang di harapkan oleh pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat “Satu Desa Satu Bank Sampah” kini bank sampah al-fadilah melebarkan sayapnya lagi bersama teman-teman pendamping keluarga harapan yang mereka kenal seperti halnya edukasi yang dilakukan saat ini di desa keroya kecamatan aikmel kabupaten Lombok timur.
Pengetahuan yang sedikit dimiliki pengelola bank sampah al-fadilah hanya sedikit namun keinginnya yang tinggi untuk membantu warga binaanya di pendamping kelurga harapan menjadi kelurga yang mandiri walau hanya mengumpulkan dan memilah sampah yang ada disekitar.
Kegiatan yang dilakukan ini sangatlah baik dimana pendamping keluarga harapan bisa membentuk dan menyadarkan warga untuk mempedulikan lingkungan sekitar agar tetap bersih dan asri. Bank sampah desa keroya yang di bentuk ini mendapat tanggapan yang baim dari penerintah desa setempat maupun dari warga yang menjadi dampingan keluarga harapan yang di dampingi. 
Kegiatan edukasi yang disampaikan oleh peneglola bank sampah al-fadilah dimana edukasi ini berjaln lancar karena pengelola bank sampah al-fadilah mengajarkan warga untuk mengumpulkan sampah yang ada disekitar untuk menjadi pundi-pundi rupiah. Pekerjaan bank sampah ini sangatlah simple karena pekerjaan ini memilki modal yang tidak begitu mahal karen modal utama adalah keinginan. Pengelola bank sampah di desa keroya ini tidak lain pendamping keluarga harapan yang ada di desa keroya kecamatan aikmel kabupaten Lombok timur.
Sebelum kegiatan ini di tutup ada sepatah-dua patah kata yang disampaikan oleh Ketu Asosiasi Bank Sampah Lombok Timur dalam pengolahan sampah menuju NTB Zero Waste dan Lombok timur dengan padasukanya,  masalah sampah bukan tanggung jawab Bupati Lombok Timur, Gubernur Nusa Tenggara Barat, ataupun DLHK Kabupaten Lombok Timur dan Provisi NTB, tapi tanggung jawab kita bersama untuk itu semua stek holder dari desa sampai provinsi harus bersinergi bahu membahu untu terwujudnya NTB Zero Waste maupun padasuka selain itu perlu adanya regulasi yang jelas harapan penggiat lingkungan kita satu energy dan satu pikiran untuk kesuksesan membantu program pemerintah, tutupnya.
By: Admin_abslotim

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru