Bukti Keseriusan Pendidikan Berbasis Sampah

Dompu, Sampah memang selalu menjadi masalah yang sangat penting untuk dicarikan solusi tidak melulu dari Dinas Lingkungan Hidup atau Dinas-Dinas lainnya namun masalah ini adalah masalah kita semua.

Sebut saja daerah kecil persis ditengah Kota Dompu yaitu KAMPO SAMPORO (Kelurahan Bali) yang bersebelahan dengan Pasar Induk Dompu yang setiap hari merasakan dampak dari Bahaya Sampah.

Masalah sampah ini adalah masalah kita bersama, Masalah yang harus dicarikan solusinya sama-sama baik dari kalangan Masyarakat, PNS, Guru, Siswa, Sekolah dan lain sabagainya.

PENDIDIKAN BERBASIS SAMPAH yang diterapkan oleh Smk Wesave Creative International Islamic School adalah bentuk keseriusan Sekolah beserta Warga Sekolahnya untuk mencarikan solusi mengenai Sampah ini. SEKOLAH PERTAMA yang menerapkan PENDIDIKAN BERBASIS SAMPAH di Kab. Dompu ini kini menjelma menjadi sekolah yang serius dalam mencarikan solusi mengenai permasalahan Lingkungan.

Terbukti dari Program sekolah yaitu PENDIDIKAN BERBASIS SAMPAH setiap siswa diwajibkan Membawa Botol Plastik 200. Hasil yang dari Botol yang dibawah oleh siswa akan diolah menjadi Handmade lalu dijual dan hasilnya akan dikelolah oleh sekolah untuk keperluan Operasional Sekolah, Gaji Guru dan Kegiatan Siswa. Sampah yang tidak bisa di olah akan dijual mentah (keadaan utuh).

Harapan SMK We SAVE CREATIVE INTERNATIONAL ISLAMIC SCHOOL semoga PENDIDIKAN BERBASIS SAMPAH ini di Patenkan dan di Akui oleh PEMERINTAH DAERAH (mohon bimbingannya) bahwasanya sekolah ini yang menerapkan pertama kali dan juga semoga bisa di ikuti oleh sekolah-sekolah lainnya sebagai solusi kita bersama.

PENDIDIKAN BERBASIS SAMPAH
SMK We SAVE CREATIVE INTERNATIONAL ISLAMIC SCHOOL

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru