Membentuk Masyarakat Sadar Kebersihan Lingkungan

Diskominfo - Dalam rangka menumbuhkan kesadara masyarakat akan kebersihan lingkungan sekitar, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bergotong royong membersihkan lingkungan. Sejumlah (ASN) lingkup Pemda KSB bersama masyarakat setempat, anggota TNI dan Polri serta beberapa organisasi masyarakat lainnya yang bergerak dibidang kebersihan lingkungan melakukan aksi gotong royong membersihkan sampah dan tanaman pengganggu yang menutupi badan jalan di sepanjang jalan menuju pantai balat, di Lingkungan Perjuk, Kelurahan Telaga Bertong Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat-NTB, Jum'at pagi (11/5). Pembersihan sampah tersebut dilakukan beberapa jam saja, dari pagi hingga siang hari. Sampah-sampah yang di bersihkan langsung diangkut menggunakan kendaraan pengangkut sampah, sebagian ada juga yang dibakar di tempat tersebut.

 

Salah satu ASN lingkup Pemda KSB, Muhammad Syaifull yang ikut dalam kegiatan tersebut menyayangkan sikap masyarakat setempat yang masih kurang peduli dengan kebersihan lingkungan. "Kami turun kesini untuk membantu warga membersihkan tempat ini, karena pantai balat ini adalah salah satu wisata pantai terdekat yang selalu dikunjungi oleh wisatawan lokal KSB, tapi hanya beberapa dari masyarakat yang ikut serta dalam gotong royong ini." Tuturnya sambil memungut sampah yang berserakan.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Dedy Damhudy mengatakan bahwa sebelum gotong royong di pantai balat tersebut, pihaknya juga telah mengadakan kegiatan semacam itu di berbagai lokasi seperti di pantai yoyo Kecamatan Sekongkang, pantai poto batu, pantai kertasari Desa Kertasari, pantai maluk Kecamatan Maluk. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan KSB Kabupaten yang bersih dari sampah. "Selain untuk menggugah semangat dan partisipasi serta kesadaran masyarakat akan kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter masyarakat yang peduli akan kebersihan." Ucapnya.

 

Masalah sampah, Lanjut Damhudy, adalah masalah kita semua, tidak akan mampu jika hanya Dinas Lingkungan Hidup saja yang melakukannya, keterlibatan semua pihak sangat berpengaruh besar dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, serta didukung oleh strategi yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Target untuk tahun ini adalah merubah pola pendekatan kepada masyarakat, pola pendekatan tersebut akan dimulai dari anak sekolah, dimana anak sekolah masih mempunyai kesadaran yang tinggi dan wawasan yang luas dibanding dengan orang dewasa yang tingkat penolakannya lebih besar.

 

"Melakukan pendekatan dan edukasi kepada siswa akan mendukung program Pemerintah Daerah, yakni merubah karakter masyarakat yang peduli akan kebersihan sedini mungkin. secara psikologi juga anak sekolah akan merubah orang tua atau keluarga untuk sadar akan kebersihan lingkungan." tutur Dedy.

 

Pemda juga bekerjasama dengan sekolah untuk mendukung adanya program peduli kebersihan, dengan cara mendaur ulang sampah yang ada di sekolah menjadi bahan kerajinan dan keterampilan, sehingga jika ada tugas keterampilan sekolah maka orang tua siswa tidak akan mengeluarkan uang lagi untuk membeli bahan kerajinan tersebut. Selain bekerjasama dengan sekolah, Pemda juga menjalin kemitraan dengan beberapa organisasi masyarakat yang membidangi masalah sampah, sehingga dapat membantu pemerintah  menyadarkan masyarakat pentingnya arti kebersihan dan melihat sampah ini sebagai berkah yang bernilai ekonomis. Kominfo Sumbawa Barat/Feryal/tifa/dok. rangga.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru