Pemuda Ancak Barat Akan Bentuk Tim Keamanan

 Karang Bajo (KM PRIMADONA) - Kerap terjadinya  pristiwa yang  dianggap merugikan dan menggagu  kenyamana  dan keamanan masyarakat sekitar , para pemuda didusun ancak barat akan membentuk wadah, Forum Pemuda Perduli Ancak Barat (FPPAB) Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan- KLU. 
yang rencananya bersekup dusun saja . 
Forum ini nantinya akan membuat aturan atau awiq - awiq gubuk terkait Batas midang(ngapel),
musyawarah  dirumah Safirun, inisiator pembetukan forum  berlangsung pada senin malam (16/01/17) kemarin. 
rapat ini dihadiri lebih 20 orang,terdiri dari unsur pemudapemuka msyarakat dan kepala dusun setempat d,yang mana bermufakat untuk dibentuknya Forum ini dengan segera mengingat kondisi gubuq yang sudah sangat memprihatinkan dengan kehadiran Tamu yang yang bertandang kerumah pacarnya tidak mengenal waktu,bahkan sampai ada yang menginap tanpa pemebritahuan kepada piahak kepala dusun.

selain membuat awiq- awiq,Forum inipun akan menggalakkan ronda setiap malam,dengan saling bergiliran antar anggota,mengingat kondisi Gubuq yang kurang kondusif belakangan ini.
"kami prihatin dengan apa yang terjadi saat ini,seakan - akan Gubuq (Dusun) kita tidak ada aturannya,orang boleh midang(bertamu kerumah perempuan) sesuka hati,jam berapapun mereka mau pulang,nah ini kan gak baik juga. makanya kami mau bentuk Wadah ini,agar kita bisa tegas" ungkap safirun,sang penggagas FPPAB.
hal yang tidak jauh berbedapun disampaikan oleh Budi Hartomo,salah satu pemuda Dusun Ancak Barat, ia mengaku jengkel dengan orang asing dari luar desa yang bertandang keruamah pacarnya sampai jam 12 malam tanpa ada teguran dari orang tua si perempuan.
"saya jengkel juga dengan orang tua mereka yang tidak mau menengur anaknya untuk menerima tamu sampai lewat jam 12 malam,ya salah satu cara agar teman - teman bisa kompak ,yah kita harus buat wadah,agar kita bisa bergerak" ungkap Budi.
iapun menambahkan,FPPAB ini juga nantinya akan bersinergi dengan kepala Desa,Dusun dan pihak kepolisian dalam rangka melakukan giat Ronda malam ,mengingat akhir- akhir ini warga mengaku kerap kehilangan barang - barang mereka. "kami akan coba untuk berkoordinasi dengan pemerintah Dusun ,Desa,serta pihak Kepolisian,agar sebisa mungkin niat kami untuk memebemtuk Forum ini didukung,sebab tidak sedikit juga warga yang mengaku kehilangan Tong gas,pakain yang mereka jemur bahkan sandal,nah ini kan menandakan kalau Gubuq Kita sudah dalam Kondisi tidak Kondusif" pungkasnya.
selain itu juga dengan terbentuknya FPPAB ini juga dihajat dapat menumbuhkan kembali jiwa gotong royong ditingkat kepemudaan yang selama ini telah terkikis oleh era globalisai dan tehnologi.() -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru