Diskusi Dengan Nelayan di Batulayar

Perkumpulan Nelayan di Desa Batulayar kini tengah menjadi salah satu sorotan oleh Pemerintah Desa. Keperihatinan terhadap mereka yang berjuang di laut tidak bisa dianggap sebelah mata. Jasa-jasanya patut diperhitungkan. Ya, dengan keberanian itulah kita bisa menikmati dan menyantap ikan laut yang segar dan bergizi. Menyadari hal tersebut, Kepala Desa Batulayar, H.M. Taufiq Nawawi mengumpulkan mereka guna bediskusi dengan kelompok nelayan yang tersebar di Desa Batulayar.

Tenyata, kendala yang dihadapi oleh nelayan tidak sedikit. Mulai kekurangan alat tangkap, apalagi terkat dengan mesin atau teknologi yang berkembang. Sementara ini mereka kebanyakan masih menggunakan alat manual atau dalam Bahasa Sasak disebut dengan Ngerakat. Ngerakat dalam dunia kelautan dibagi menjadi dua sesi. Ada yang ngerakat atau menangkat ikan pada pagi hari dan ada yang menangkap pada malam hari. Menangkap ikan dimalam hari lebih beresiko bila dibandingkan pagi atau siang hari, bahayanya sangat banyak, angin kencang, mesin macet, itu yang paling sering ditakutkan, demikian urai H. Maulud bercerita.

Menanggapi hal yang demikian itu Kepala Desa Batulayar, H. Taufiq merasa prihatin kepada nasib mereka yang berusaha di dunia bahari. Sementara itu, Kades mungil hanya bisa menampung usulan dan keinginan yang disampaikan oleh para nelayan dalam mencari penghasilan hidup. Selaku Pemerintah Desa kami merasa bertanggung jawab untuk mengayomi, memfasilitasi dan menjembatani apa yang diinginkan oleh Bapak dan Saudara, demikian urai Taufiq dihadapan para Nelayan.

Untuk masalah bantuan, memang kita masih mencari jalan keluar, melihat celah apa yang bisa diperbuat oleh Pemerintah Desa. Kekurangan alat terutama menjadi titik terang pembahasan yang ingin dituju. Sementara ini, dari dua puluh lima nelayan misalnya, hanya tiga atau empat yang memiliki perahu atau sampan yang digunakan untuk menangkap ikan, selainnya masih menumpang, dari hasil itulah mereka membiayai hidup untuk kebutuhan anak dan isteri. () -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru