Dompu, lagi-lagi banjir

KM-MJ: Dompu, Dompu kini sedang mengalami musim hujan, namun mengawali musim hujan sekarang ini dinilai cukup besar, seperti yang terjadi pada minggu (7/12) hujan deras mengguyur selama lebih dari empat jam sudah hujan turun rata di semua daerah Dompu, sehingga mengakibatkan banjir.

Pukul 17:00 Wita, di dua titik yaitu di sungai sori silo yang melintas langsung ditengah perkotaan Dompu tepatnya dikelurahan bali satu timur  Khususnya kelurahan Bali Satu timur lingkungan kampo samporo dan kelurahan Bada khususnya lingkungan mantro, ke dua perkampungan ini bertempat di samping sungai sori silo dan selalu menjadi sasaran banjir di setiap tahunnya.

Selain menjadi sasaran banjir, ke dua perkampungan ini juga bisa di bilang tempat sangat rendah, sehingga mudah terkena banjir,  banjir pun memasuki lingkunan perumahan warga, tinggi air mencapai lutut orang dewasa, sehingga keadaan sempat membuat panik warga  setempat.

Sebahagian warga juga membersihkan sisa sampah dan kayu yang terseret banjir yang mengskibatkan saluran air terhambat dan banjir meluap keperkampungan warga, sebahagian warga yang lain siap-siap membereskan peralatan dan perabotan rumah tangga  yang penting agar bisa di pinahkan ke rumah tetangga yang aman dari banjir.

Seperti salah satu keterangan dari warga kampung Mantro,  Abdullah berpendapat bahwa “akibat hujan yang 5 jam panjang sehingga airnya naik ke perumahan para warga dan di tambah lagi hujan daerah lain jadi air tambha besar” jelasny Abdullah

Sedangkan di titik lain yaitu di kelurahan Potu Satu khususnya di lingkungan Soriwono dan kelurahan kandai satu, dua perkampungan ini mengapit salah satu sungai yaitu sungai Sori Wono, ke dua tempat ini juga merupakan sasaran empuk banjir, tahun kemarin saja banjir mencampai plafon rumah warga, namun sekarang sudah mulai tanda-tanda banjir akan terulang lagi, minggu sore banjir ditempat tersebut mencapai  tiang jembatan, yang mengakibatkan sebahgian warga juga mulai kepanikan dan selalu berwaspada akan banjir susulan yang lebih besar lagi.

anehnya sebahgian warga daerah yang lain,bukanya merasa prihatin akan banjir yanga akan datanga suatu saat namun akan tetapi mereka berbondong_bondong datang untuk melihat- lihat banjir saja dan berfoto-foto ,akhirnya jembtan beserta jalan raya di penuhi oleh kendaraan  bermotor,  sehingga mebuat lalulintas padat dan terhambat inilah contoh kegiatan masarakat yang tidak harus di patut kita ikuti karena bertolak dengan prik kemanusian dan rasasolidaritas antar sesamam manisia.[amin red]- 05

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru