Cinta Bersemi di Satu Abad

Cinta pasutri (pasangan suami istri) ini cukup menyedot perhatian masyarakat Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU) bahkan masyarakat Lombok Tmur, terbukti di hari bahagianya (Nyongkolan) antusias masyarakat untuk menyaksikan kejadian unik ini sangat ramai, khusunya masyarakat Dusun Sambik Elen yang ikut andil dalam acara ini mengeluarkan iuran untuk biaya pernikahan mereka dari acara akad nikah sampai acara Nyongkolan.

Banyak kisah tersimpan perjalanan cinta mereka sebelum berlangsungnya pernikahannya, diantaranya, kedua pihak keluarga merasa malu melihat orangtua menikah diusia sangat renta sampai akhirnya dua kali memisahkan cinta mereka, bahkan menitipnya di keluarga mereka masing-masing yang berada di luar daerah. Tetapi cinta mereka begitu kuat dan pasanagan ini mengatakan, "Walaupun maut akan memisahkan kami berdua tidak takut,”. (03)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru