Gelombang Luluh Lantahkan Kebon Gaga

KM Sambang Kampung- Keindahan pantai Kebon Gaga, Desa Korleko kini sudah tidak seperti dulu lagi, pantai yang dulunya luas dan sangat indah kini sudah tidak ada lagi, yang ada adalah kekhawtiran masyarakat yang memiliki kebun di sepajang pantai Korleko tepatnya di Kebon Gaga. Pemilik kebun di sekitar pantai kini banyak yang ingin menjual dengan harga murah namun sulit sekali mencari orang yang akan membeli.  Hal ini disebabkan karena kebun dipinggir pantai sekarang sudah banyak yang runtuh karena diterjang gelombang pantai.

Terjadinya abrasi ini disebabkan naiknya permukaan air dengan gelombang yang besar sehingga menghempas bukit yang ada disepanjang pantai. Menurut H. Tahrap, bahwa dulu pantai di sini tidak seperti ini namun sekarang gelombangnya sangat besar sehingga setiap minggu menjatuhkan bongkahan tanah yang  di atasnya adalah kebun masyarakat, runtuhnya kebun ini karena setiap hari dihempas oleh gelombang laut.

Kondisi ini terjadi mulai sekitar tahun 2005 dimana ombak selalu naik yang mengakibatkan 20 meter kebun masyarakat sudah runtuh sedangkan panjang bentangannya sekitar 20 km, mulai dari pantai Ijobalit sampai pantai Telindung, Kecamatan Pringgabaya. Hal inilah membuat pemilik kebun semakin resah terlebih lagi belum ada rencana pemerintah untuk menangkal abrasi ini. Masyarakat sangat berharap pemerintah baik pusat, propinsi maupun kabupaten mau perduli dengan kondisi alam seperti ini.

Semoga dengan melihat dan membaca tulisan ini semua pihak mau perduli dan bertindak cepat untuk menangkal abrasi sehingga kebun masyarakat tidak ada lagi yang runtuh. Keperdulian pemerintah sangat diharapkan untuk segera menangani masalah ini jangan sampai pantai yang dulunya indah kini seperti bahaya yang mengancam setiap saat. (Uyik/03)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru