Kemah Jambore Antar-Waktu Provinsi NTB diadakan di Desa Kombo Kecamatan Wawo


KM. LENGGE WAWO,- Sebanyak 448 penggalang duta setiap daerah di Provinsi NTB, mengikuti Kemah Jambore Antar-Waktu Provinsi NTB di Desa Kombo Kecamatan Wawo Kabupaten Bima 25-30 Desember. Kondisi hujan yang terus mengguyur akan menjadi kendala krusial bagi anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) dan SMP itu.

Kegiatan itu direncanakan akan dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, HM Amin, dan dihadiri Bupati Bima, H Ferry Zulkarnain, ST dan beberapa pejabat lainnya.

Pantauan kami, sejak Selasa (24/12), puluhan kemah telah dibangun di lokasi. Tenda kemitraan dari Dinas sosial Kabupaten Bima disiapkan lebih awal untuk panitia, sedangkan kemah siswa kebanyakan baru dibangun, Kamis (25/12).
Ketua Dewan Kerja Daerah Pramuka NTB, Hermawan, mengatakan, jumlah peserta bukan hanya duta dari setiap daerah sekitar 448 orang, tetapi bisa membengkak hingga 700 hingga 1.000 peserta, karena Kabupaten Bima sebagai tuan rumah juga telah melaporkan beberapa sekolah siap ikut meramaikan kemah jambore itu.

“Bahkan, kita menerima satu kemah dari peserta majelis adat Wawo,” ujarnya di lokasi perkemahan Desa Kombo-Wawo, Kamis (25/12).
Dalam perkemahan itu, kata dia, ada panitia pelaksana, penyelenggara dan panitia pendukung, baik dari panitia tingkat Provinsi, Daerah Kabupaten, dan Kecamatan. Semua berkoordinasi dengan baik untuk menyukseskan kegiatan perkemahan itu.


Hanya saja, katanya, yang perlu diingatkan agar dalam areal perkemahan tidak diperkenankan warga membangun tempat untuk berjualan, tetapi di luar areal dipersilahkan karena peserta juga tetap membutuhkan makanan dan minuman.
“Kalau kita biarkan berada di lokasi akan mengganggu kegiatan anak-anak karena siapapun bisa keluar masuk,” katanya.


Berbagai kegiatan yang dilakukan selama perkemahan, katanya, ada kegiatan yang bersifat Scouting Skill, meliputi: Pioneering; Semboyan dan Isyarat; P3K, Jelajah, Surviva, Taksir Ukur; Peta dan Kompas, dan lain-lain. Kegiatan Pendidikan dan Seni Budaya, meliputi, pentas seni budaya tiap daerah, Diskusi Pendidikan, dan lain-lainnya. Selain, upacara dan Gelar Seni Pembukaan dan Penutupan.

Kepala UPT Dinas Dikpora Kecamatan Wawo, Rusdin Hima, S.Pd, mengaku lega dipercaya sebagai tuan rumah. Tentu akan memberikan yang terbaik bagi peserta selama berada di lokasi. Bahkan, beberapa hari sebelumnya telah disiapkan lokasi dengan baik, menyiapkan bambu, kayu, dan lainnya untuk kebutuhan membangun kemah.
Dia berharap selama kegiatan tidak ada halangan dan rintangan. Namun, dalam kondisi musim hujan ini curah hujan di daerah dataran tinggi Wawo tetap tinggi. “Ini juga sebagai tantangan bagi anggota pramuka agar siap fisik dan mental menghadapi tantangan alam,” ujarnya di Wawo, Kamis. (AJI)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru