logoblog

Cari

Trigona,.Madu Asli Dari Hutan Sekotong.

Trigona,.Madu Asli Dari Hutan Sekotong.

Kimsekotongnews.com,-Ketika menyebut madu,siapa yang tidak kenal dengan minuman yang bersumber dari saripati bunga yang di hasilkan oleh lebah  ini ?.Namun

Lingkungan

KIM SEKOTONG TENGAH
Oleh KIM SEKOTONG TENGAH
22 Juli, 2019 19:30:30
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 1598 Kali


Kimsekotongnews.com,-Ketika menyebut madu,siapa yang tidak kenal dengan minuman yang bersumber dari saripati bunga yang di hasilkan oleh lebah  ini ?.Namun belum  banyak yang mengenal jenis madu yang satu ini,Madu Apis Trigona.
Madu Apis Trigona banyak memilki khasiat bagi kesehatan antara lain:Mengobati diabetes,mencegah asam urat,maag kronis,stroke,melindungi organ pernapasan,radang tenggorkan serta memiliki anti oksidan yang tinggi.Selain itu,madu yang di hasilkan dari lebah yang dalam Bahasa Sasak Lombok di sebut “Nyateng” ini juga bermanfaat untuk mengurangi resiko kangker,memperlambat penuaan,pemulihan pasca operasai,dan merangsang perkembangan otak anak.
Madu kaya manfaat tersebut ternyata banyak di budi dayakan oleh masyarakat yanga ada di Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.
“Ada sekitar 3 kelompok budi daya lebah madu trigona yang kami bina,kelompok-kelompok tersebut tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) di bawah binaan Dinas LHK Provinsi NTB, yakni BKPH Rinjani Barat Pelangan Tastura,”kata Kepala Resort Pelangan Tengah Kecamatan Sekotong,Nyoman Kirna,SP, di kantornya.Senin,22 Juli 2019.
Kelompok-kelompok tani hutan yang membudidayakan lebah madu trigona tersebut tersebar di Desa Batu Putih,Desa Sekotong Tengah dan juga Desa Taman Baru.Dengan perkiraan jumlah kelompok sebanyak 10 KTH.
Dalam hal pembinaan kelompok,Pemerintah Provinsi NTB dalam hal ini Dinas LHK telah melakukan pembinaan berupa pembinaan kelompok,pembinaan teknis pembuatan stup dan juga pelabelan serta pemasaran.
Dari hasil-hasil pembinaan tersebut,menurut kepala resort,terjadi peningkatan dalam usaha budidaya lebah apis trigona.Dimana budidaya yang semula di lakuakan secara perorangan dengan peralatan seadanya,kini telah di bentuk kelompok-kelompok dan diberikan peralatan yang memadai.
Sedangkan untuk mendapatkan induk lebah trigona,para petani masih mencari hingga ke hutan dan bukit-bukit yang ada di Kecamatan Sekotong.
“Untuk mencari lebah madu trigona biasanya ke hutan,bukit-bukit dan juga sungai sungai yang ada di sekotong,”terang sahli,salah seorang pembudidaya madu trigona asal Dusun Telaga Lebur Desa Sekotong Tengah.
Dengan masa panen sekitar 3-4 bulan,dan cara mendapatkan bibit lebah  yang cukup susah serta khasiat madu yang sangat banyak,tentu menyebabkan harga jual madu apis trigona cukup tinggi.Dan secara nilai  ekonomis akan dapat meningkatkan pendapatan  masyarakat.
“Untuk saat ini saya  jual satu botol madu trigona antara Rp.180.000-Rp.250.000/botol,”kata Jumasi,salah seorang petani  lainnya.
Sementara itu, hasil produksi total kelompok tani hutan di sekotong masih sangat terbatas, berkisar hingga 150 botol setiap kali panen.Namun dengan adanya pembinaan dan penambahan jumlah kelompok tani hutan yang membudidayakan madu, akan semakin menambah hasil produksi madu trigona di kecamatan paling selatan Kabupaten Lombok Barat tersebut.
Dari segi pemasaran, madu trigona di sekotong di jual secara door to door juga secara online melalui berbagai media sosial oleh para petani.
“Alhamdulillah banyak pembeli kami yang datang dari Hongkong,Thailand dan juga dari Jakarta,”ujar Zulhadi,Ketua Kelompok Tani Hutan Madu Sekotong   asal Desa Batu Putih melalui media sosialnya.
Melihat potenei ekonomis yang cukup besar dari budidaya trigona tersebut di Kecamatan Sekotong,Kepala Resort Pelangan Tengah pada kesempatan yang sama juga berharap agar lebah madu apis trigona menjadi produk unggulan sekotong.
“Perlu kerjasama semua pihak,agar bagaimana madu apis trigona yang di ambil dari hutan asli sekotong ini bisa menjadi produk unggulan sekotong,”harap Nyoman Kirna.(sid).


 

 

Baca Juga :




 
KIM SEKOTONG TENGAH

KIM SEKOTONG TENGAH

Kim ( Kelompok Informasi Masyarakat ) Desa Sekotong Tengah terbentuk sejak tahun 2017.Merupakan salah satu media untuk berbagi informasi yang di tulis oleh warga,dan untuk warga dan dari warga.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan