logoblog

Cari

Edukasi Isu Lingkungan Melalui Bank Sampah

Edukasi Isu Lingkungan Melalui Bank Sampah

KM. AbsLotim – Salah satu program pemerintah daerah adalah Zero Waste, tidak mudah dalam pencapaiannya karena berkaitan dengan pola pikir masyarakat.

Lingkungan

KM Abs Lotim
Oleh KM Abs Lotim
30 Juni, 2019 19:30:24
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 1989 Kali

KM. AbsLotim – Salah satu program pemerintah daerah adalah Zero Waste, tidak mudah dalam pencapaiannya karena berkaitan dengan pola pikir masyarakat. Salah satu pendekatan yang dilakukan pemerintah daerah adalah mengembangkan Bank Sampah, setidaknya satu desa satu Bank Sampah, artinya pengelolaan sampah berbasis masyarakat desa.

Aktivitas Bank Sampah sendiri tidak semata berorientasi bisnis akan tetapi titik tekannya adalah edukasi isu lingkungan kepada masyarakat, dengan harapan ada perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah untuk menjaga lingkungan masing-masing dan dalam lingkup globalnya menjaga bumi. Sebagaimana Bank Sampah yang di Kembangkan oleh SDM PKH di Desa Aikmel Timur Kecamatan Aikmel.

Bank Sampah Al-Fadhila Desa Aikmel Timur didirikan tepatnya 19 Agustus 2018 dan tetap berjalan hingga saat ini, kegiatan- yang dilakukan adalah mulai dari masing-masing rumah tangga KPM mengumpulkan sampah rumah tangga masing-masing, tidak dibuang sembarangan, kemudian pada saat pertemuan bulanan sampah dibawa untuk di tabung. Untuk terus menyuarakan isu lingkungan dilakukan diskusi-diskusi reguler membahas isu lingkungan kini dilakukan bersamaan dengan kegiatan FDS/P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga), kemudian pelatihan-pelatihan membuat kerajinan dari sampah seperti tas rajut dari sampah kresek.

Pembelajaran dan capaiannya hingga saat ini adalah Bank Sampah Al-Fadhila sudah tergabung dalam Asosiasi Bank Sampah Kabupaten Lombok Timur kemudian terjadi proses edukasi lebih luas dalam hal ini anak-anak KPM, suami dan keluarga tidak lagi membuang sampah sembarangan dan lebih perduli terhadap sampah yang ada dilingkungan, KPM yang menjadi pengurus mulai mengenal relasi yang lebih luas, berani berorganisasi, mengenal administrasi yang tertib, mandiri dalam pengelolaan dan pemasaran.Untuk sementara tabungan sampah di ambil pada saat menjelang lebaran dalam bentuk uang untuk membeli kebutuhan menjelang hari raya seperti daging dll.

 

Baca Juga :


By: Admin Abslotim



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan