logoblog

Cari

Butuh Polisi Sungai Untuk Amankan Sungai.

Butuh Polisi Sungai Untuk Amankan Sungai.

Sumbawa Barat. Diskominfo - Banjir yang selalu datang di setiap tahun di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) khususnya di Kecamatan Brangrea hingga

Lingkungan

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
27 Mei, 2019 10:14:14
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 986 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo - Banjir yang selalu datang di setiap tahun di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) khususnya di Kecamatan Brangrea hingga kini belum juga bisa diatasi. Pemerintah KSB telah melakukan berbagai cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir tersebut seperti penggerukan dasar sungai, pelebaran hulu sungai dan pembangunan bronjong di beberapa titik longsor dan meluapnya air, serta pembangunan bendungan Bintang Bano.

 

Perihal banjir tersebut bagi sebagian orang sudah dianggap biasa, namun bagi sebagian lainnya menganggap sangat menggangu, karena di samping melumpuhkan aktivitas sehari-hari juga merugikan warga seperti lahan pertanian terendam, gabah terendam dan barang-barang berharga lainnya pun ikut terbawa air serta lumpuhnya ekonomi.

 

Camat Brang Rea, A. Rahim saat ditemui di sela-sela sholat Tarawih di Kecamatan Brangrea, Minggu, (26/5/2019) mengungkapkan kekawatirannya terhadap banjir jika datang musim penghujan, menurutnya ini memang bagian dari musibah yang diakibatkan oleh kondisi alam seperti intensitas hujan tinggi dan gundulnya daerah hulu sungai.

 

“Banjir yang datang sulit kita prediksi, memang itu di luar kendali manusia.” Katanya.

 

Selain faktor alam, lanjut A. Rahim, hal yang juga sangat mempengaruhi datangnya banjir adalah numpuknya sampah di muara sungai, sehingga akan menyempitkan dan menghalangi laju air.

 

“Masyarakat harus sadar agar tidak membuang sampah di sungai dan tidak menebang pohon di daerah hulu sungai,” tutur A. Rahim.

 

Baca Juga :


 

Menurut A. Rahim, Sungai harus memiliki petugas keamanan tersendiri atau seperti Polisi Sungai, diharapkan dari Polisi sungai tersebut adalah keamanan sungai sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah di sungai dan tidak menebang pohon di daerah hulu sungai.

 

“Kita harus punya Polisi Sungai yang akan memantau keamanan sungai, karena persoalan sungai ini sangat riskan dan sangat mempengaruhi jalannya ekonomi. Karena jika banjir datang maka semua akan lumpuh,” Jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Moteng, Ahyar Rosidi juga mengharapkan akan adanya petugas keamanan khusus yang menangani sungai, menurutnya, walaupun pemerintah telah melakukan segala cara untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tetapi tidak banyak yang bisa mematuhinya.

 

“Kami telah mengecek beberapa lokasi di hulu sungai dan hasilnya memang daerah hulu sungai sudah terlihat agak gundul. Kami akan terus mengajak warga untuk sadar bahwa masalah banjir ini bukan main-main,” kata Ahyar. (Feryal)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan