logoblog

Cari

Gerakan Tanam Pohon, Hutan Terlindungi

Gerakan Tanam Pohon, Hutan Terlindungi

Pemerintah provinsi bersama pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersinergi menanam pohon dalam rangka menyambut Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam

Lingkungan

Suparman
Oleh Suparman
20 Desember, 2018 23:17:50
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 4267 Kali

Pemerintah provinsi bersama pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersinergi menanam pohon dalam rangka menyambut Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tingkat Provinsi NTB tahun 2018. Pencanangan Gerakan Nasioanal Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) dengan tema “DAS Sehat, Sejahterakan Masyarakat”.

Memiliki hutan dengan sejuta pohon yang terjaga, Tentunya menjadi impian pemerintah dan masyarakat NTB. Pohon-pohon rindang nan hijau  memberikan kesejukan tersendiri bagi keberlangsungan makhluk di sekitarnya. Namun, kenyataan yang terjadi sangat  jauh dari harapan. Di mana-mana hutan nampak dengan keadaan mengkhawatirkan,  gunung-gunung semuanya gundul oleh keserakahan ekonomi yang menggiurkan.

"Masih banyak PR kita yang harus diselesaikan dengan mengembalikan  lingkungan sehat dan hutan terjaga. Bagaimana kita bisa menyakinkan pada alam ini sebagai keindahan yang dititipkan oleh Tuhan untuk ditanami pohon-pohon," tutur Wagub saat memberi sambutan sekaligus membukan kegiatan Pencanangan Gerakan Nasioanal Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) di Desa Kuripan Selatan, Lombok Barat (20/12).

Wagub meminta kepada masyarakat untuk memahami pentingnya menjaga hutan bagi kehidupan. Jika semua hutan digundul maka longsor dan banjir akan datang menerjang saat musim hujan tiba.

"Akibatnya kita saling menyalahkan, di sisi lain pemerintah yang disalahkan. Tapi bagaimana masyarakat semuanya memahami betapa pentingnya lingkungan ini," harap Ibu Wagub.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, Ir. Madani Mukarom sekaligus selaku ketua panitia penyelenggaraan menjelaskan, gerakan menanam pohon ini merupakan kegiatan tahunan provinsi yang akan digelar diseluruh kabupaten kota di NTB, ditetapkan berdasarkan keputusan gubernur No 522-804 tahun 2018.

 

Baca Juga :


"Sekarang giliran di Kabupaten Lombok Barat, tahun depan akan digelar di wilayah timur yaitu kabupaten Bima," katanya.

Lebih kurang Jutaan batang pohon akan mememuhi hutan-hutan Lombok Barat. Penanaman lebih diutamakan pohon-pohon yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat seperti kayu putih, mahuni, jambu jamaika dan lain-lain.

"Kami juga akan merencanakan bahwa setiap lembaga pendidikan dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi masing-masing menanam lima batang pohon," jelas Madani.

Usai acara pembukaan, kemudian Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah didampingi Sekda NTB, Ir. H. Rosyadi Sayuti, Danrem 162/Wira Bhakti, Ahmad Rizal Ramdhani, perwakilan Danlanud Rembiga, UPTD Kementrian Lingkungan hidup dan Kehutanan, KPH kabupaten kota se NTB, Camat Kuripan, serta seluruh rombongan pimpinan OPD provinsi dan kabupaten ikut menanam pohon secara bersama-sama di bukit tidak jauh dari tempat acara pembukaan di gelar. (Man)



 
Suparman

Suparman

nama Suparman, biasa di panggil Man. lahir di desa O,o Kec. Dompu, Kab. Dompu pada Tanggal 12 Februari 1992. anak pertama dari enam saudara. saya lahir dari pasangan Bapak A. Talib dengan Ny. Uniriyah. No HP 085337689025

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan