logoblog

Cari

Tutup Iklan

Banjir Di Senggigi Mulai Dikendalikan

Banjir Di Senggigi Mulai Dikendalikan

Giri Menang – KM. Menghadapi musim penghujan tahun ini, pemerintah kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) siap-siap pasang kuda-kuda mengantisipasi banjir. Karena

Lingkungan

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
06 November, 2018 13:27:23
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 459 Kali

Giri Menang – KM. Menghadapi musim penghujan tahun ini, pemerintah kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) siap-siap pasang kuda-kuda mengantisipasi banjir. Karena seperti tahun sebelumnya, banjir terus menjadi langganan hampir seluruh wilayah kawasan Senggigi.

Untuk mengendalikan dan mengantisipasi masalah banjir tersebut, Selasa (6/11) digelar pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas PUPR Lobar. Pertemuan yang membahas pengendalian banjir di kawasan Senggigi itu dihadiri Bupati Lobar, H.Fauzan Khalid, Kadis PUPR Made Arthadana, perwakilan BWS, BWJ serta sejumlah lembaga terkait.

Kepala Dinas PUPR Lobar, I Made Arthadana menjelaskan, dalam rangka membangkitkan pariwisata pasca bencana gempa beberapa waktu lalu, pihaknya bersama masyarakat harus peduli. Bentuknya adalah turut serta bergotong royong membersihkan saluran drainase yang ada. Karena menghadapi musin penghujan, sudah bisa dipastikan banjir akan terus menggenangi wilayah potensi pariwisata di Lobar ini. “Karena gotong royong, bersih-bersih adalah program jangka pendek dari pengendalian banjir ini,” sebut Made.

Menyikapi semua ini lanjut Made, rencana pembangunan pengendalian wilayah Senggigi dibagi dalam 6 spot. Diawali dari kali Meninting ke Pintu Gerbang merupakan spot 1. Spot 2 dari Pintu gerbang ke Hotel Jayakarta. Berikutnya dari tempat ini sampai ke Makam spot 3. Dari Makam sampai ke Batu Bolong spot 4. Dari Jayakarta – Ujung Hollyday Inn pot 5 dan spot 6 dari Hollyday Inn dan sekitarnya.

 

Baca Juga :


Dari enam spot yang direncanakan, ada dua titik spot yang menjadi sasaran utama, karena merupakan langganan banjir rutin bila musim penghujan tiba. Spot tersebut adalah spot 2 dan 5. Di kawasan Meninting dari pintu gerbang-Jayakarta, kemudian dari Batubolong ke Senggigi merupakan inti dari pengendalian banjir. Pengendalian banir ini diharapkan semua pihakm baik Pemda maupun institusi tehnis bersama-sama berjibaku mengendalikan banjir ini. “Ada dua rencana yang dibahas pada pertemuan ini yaitu jangka pendek dan jangka menengah,” papar Made di ruang kerjanya usai pertemuan. Rencana ini lanjut Made merupakan paparan bupati Fauzan Khalid dalam arahannya kala itu juga.

khusus yang dibahas dalam pertemuan ini, bagaimana penanganan drainase pada spot dua. Karena ada tiga kewenangan yang diprioritaskan yakni kewenangan daerah (DPUPR) untuk infrastrtuktur, kewenangan provinsi dan pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Balai Wilayah Jalan (BWJ). Karena di tempat ini ada gorong-gorong yang tidak mampu menampung air bah yang meluap. []



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan