logoblog

Cari

Tutup Iklan

NTB Akan Miliki 250 Bank Sampah

NTB Akan Miliki 250 Bank Sampah

Dr. Ahmad Fathoni, Kepala Bidang Penataan dan Pengelolaan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, menyampaikan beberapa program baru

Lingkungan

Novita Hidayani
Oleh Novita Hidayani
17 Oktober, 2018 11:34:23
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 1666 Kali

Dr. Ahmad Fathoni, Kepala Bidang Penataan dan Pengelolaan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, menyampaikan beberapa program baru dalam menanggulangi sampah di NTB. Salah satunya adalah akan dibentuknya 250 Bank Sampah yang akan tersebar di seluruh Desa yang ada di NTB.

Hal tersebut disampaikan saat saat Focus Group Discussion bertajuk Strategi dan Aksi Pengelolaan Sampah yang digelar Balai ITE Diskominfotik NTB, (17/10). FGD ini dihadiri oleh berbagai perwakilan SKPD lintas Sektor se-NTB dan umum.

“Setidaknya ada 5 komitmen Gubernur Baru kita dalam menanggulangi masalah sampah yang ada di NTB. Salah satunya adalah membangun 250 Bank Sampah yang akan tersebar di berbagai pelosok Desa di NTB,” Jelas Dr. Fathoni selaku salah satu narasumber.

Selain akan memiliki 250 Bank Sampah, masih 4 komitmen lain Gubernur NTB yang baru dalam menyelesaikan masalah sampah di NTB. Di antaranya adalah, akan dibangun 5 TPA regional, 10 TPS regional menggunakan Tekhnologi Blacksholder Fly di daerah Pariwisata, akan dibangun UPTD unit pengelolaan limbah Bahan Bakar Berbahaya (B3), serta mengedukasi masyarakat agar sadar dalam mengelola sampah.

“Seluruh SKPD harus bekerjasama dalam menyelesaikan masalah ini. Kalau bisa seluruh SKPD itu zero waste, atau tidak menghasilkan sama sekali sampah di kantornya,” lanjut Dr. Fathoni.

 

Baca Juga :


Dalam 5 tahun kedepan, pemerintah khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB berharap produksi sampah masyarakat dapat berkurang sebanyak 30 persen. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan mengadakan kampanye-kampanye melalui Bank Sampah yang telah dibangun.

“Kita berharap bagaimana 5 tahun kedepan masyarakat kita memiliki budaya malu membuat sampah. Kita bisa memulai dari diri kita sendiri. Percuma kita melakukan FGD ini kalau nanti sepulang dari sini kita masih belum sadar dalam mengelola sampah di rumah tangga kita,” pesan Dr. Fathoni di akhir materi yang dibawakannya. (ang/nov- tim media)



 
Novita Hidayani

Novita Hidayani

email: hidayaninovita@gmail.com facebook: Novita Hidayani twitter: @yfoundme

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan