logoblog

Cari

Tutup Iklan

Indonesia Dijuluki Supermarket Bencana

Indonesia Dijuluki Supermarket Bencana

KIM-BOLO—Berbagai bentuk bencana alam yang terjadi pada sejumlah daerah di Indonesia, sehingga negara Indonesia dijuluki sebagai "supermarket" bencana. Hal itu diungkap

Lingkungan

KIM Bolo
Oleh KIM Bolo
07 Oktober, 2018 10:55:18
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 561 Kali

KIM-BOLO—Berbagai bentuk bencana alam yang terjadi pada sejumlah daerah di Indonesia, sehingga negara Indonesia dijuluki sebagai "supermarket" bencana. Hal itu diungkap oleh narasumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat, Yuli Kartikaningsih M.Si, di acara Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Penerapan Impact Based Forecast (prakiraan cuaca berbasis dampak) bersama dengan stakeholder di kantor BMKG Bima, Jum'at (5/10/2019).

"Pertemuan ini pula ditujukan untuk menyamakan persepsi dengan para stakeholder, terkait informasi prakiraan cuaca," lanjutnya.

Sekitar 70 persen bencana yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh gejala "hidrometeorologi" atau yang berhubungan dengan air. Dampaknya menunjukkan peningkatan aspek korban jiwa dan kerugian material yang juga berdampak pada perlambatan ekonomi.

Seiring perkembangan teknologi, BMKG dituntut untuk memberikan informasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan beragam pengguna.

Prakiraan berbasis dampak dibutuhkan mengingat secara alamiah dari keberagaman kebutuhan pengguna, dimana pengguna membutuhkan informasi lebih lanjut tentang dampak yang ditimbulkan dari suatu fenomena hidrometeorologi.

Disamping itu, informasi cuaca hanya sebagai salah satu masukan dalam proses pengambilan keputusan. Agar informasi cuaca menjadi sebuah informasi kunci.

 

Baca Juga :


Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Satria Topan Permadi S.Si, juga menyampaikan bahwa BMKG akan berupaya dalam memberikan informasi cuaca sebaik mungkin supaya bermanfaat.

"Para pemangku kepentingan diharapkan belajar dari pengalaman menghadapi bencana banjir bandang yang terjadi pada tahun 2016 lalu," ujar Satria dihadapan 23 peserta yang berasal dari BPBD, Diskominfostik, Orari, MDMC, media massa dan beberapa instansi mitra BMKG.

"Sosialisasi ini juga ditujukan untuk bisa membangun sistem yang lebih kuat dalam menghadapi bencana atau mengurangi dampak bencana," lanjutnya.(adi)



 
KIM Bolo

KIM Bolo

"Katakan benar apa yang kita lihat meski itu pahit bagi kamu" Nama : Suryadin Alamat : Jl Lintas Sumbawa No.53 Ds Rasabou Kec. Bolo Kab. Bima-NTB. Email : adipradana30@ymail.com Kontak Person: 085-253-323535 Website: www.kimbolo.info

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan