logoblog

Cari

Tutup Iklan

World Clean Up Day 2018 Dusun Wadon Diserbu Masyarakat

 World Clean Up Day 2018 Dusun Wadon Diserbu Masyarakat

Dalam rangka merespon World Clean Up Day 2018 pada Sabtu, 15 September 2018, Lembaga Genius mempelopori aksi sosial bersama masyarakat di 

Lingkungan

Muhammad Sahrain
Oleh Muhammad Sahrain
15 September, 2018 20:26:24
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 5321 Kali

Dalam rangka merespon World Clean Up Day 2018 pada Sabtu, 15 September 2018, Lembaga Genius mempelopori aksi sosial bersama masyarakat di  Dusun Wadon Daye, Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Hadir pula Lembaga Rowot Nusantara Lombok (Rontal), LBH Gravitasi, DPD Hiski NTB, dan CV. Karya Kencana. Sementara Komisariat Hiski Aceh, Alumni SMPN 1 Sampang Madura, Alumni SMAN 1 Sampang Madura juga tidak ketinggalan  mendonasikan dari jauh. Momentum ini dianggap sebagai kesempatan yang baik untuk bergotong royong di tengah situasi pemulihan pasca gempa, sekaligus mengedukasikan masyarakat. Kegiatan  tersebut berlangsung ramai bersama elemen masyarakat setempat. 

Direktur Lembaga Genius Dr.Lalu Ari Irawan,M.Pd. mengatakan, untuk meningkatkan taraf hidup yang bersih maka diperlukan kesadaran bersama. Kesadaran ini harus dimunculkan melalui gotong royong. "Momentun World Clean Up Day 2018 hanyalah pemantik. Selanjutnya masyarakat perlu melanjutkan dengan kesadaran yang sama melalui wujud nyata. Sehingga ini tidak hanya terkesan World Clean Up Day Every Year, sebaliknya harus dirubah dengan We  Clean Up every day",  Kata Ari.

Ari melanjutkan, menciptakan lingkungan yang bersih dan ramah adalah kebutuhan bagi setiap orang. Tidak ada yang menghendaki lingkungan yang tidak nyaman. Setiap orang sadar akan kebutuhan hidup bersih. "Manakala kesadaran ada, setelah kita bahu membahu yang diawali dari diri sendiri dan didorong oleh pihak terkait. Ini adalah kuncinya", lanjut Dosen Pascasarjana Bahasa Inggris IKIP Mataram ini.

 

Baca Juga :


Pantauan langsung di lapangan, beberapa kelompok masyarakat datang bahu membahu.  Di lapangan terlihat ramai oleh anak-anak Dusun Wadon Daye, tidak terkecuali Ibu-ibu. Sehingga harapannya  ini menjadi kesempatan mengedukasikan masyarakat tentang mengelola sampah, dan arus pembuangannya yang tepat. "Tadi juga kami sudah berkoordinasi dengan pengelolah sampah lingkungan, untuk menindaklanjuti ini, agar tidak sampai di sini saja", tutupnya.(#MS)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan