logoblog

Cari

Tutup Iklan

Kandungan NPK Tanah di Brang Rea Menurun

Kandungan NPK Tanah di Brang Rea Menurun

Sumbawa Barat - Kominfo. PT Petrokimia Gresik merupakan produsen pupuk terlengkap di Indonesia yang bertanggung jawab untuk menyalurkan pupuk subsidi ke

Lingkungan

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
03 April, 2018 12:39:53
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 5100 Kali

Sumbawa Barat - Kominfo. PT Petrokimia Gresik merupakan produsen pupuk terlengkap di Indonesia yang bertanggung jawab untuk menyalurkan pupuk subsidi ke berbagai daerah di Indonesia.
Beberapa contoh pupuk subsidi yakni Urea, ZA, SP-36, NPK, dan pupuk organik petroganik. Namun petrokimia menyalurkan pupuk subsidi non urea. Khusus wilayah Nusa Tenggara Barat Petrokimia telah banyak menyalurkan pupuk subsidi non urea.

Dari tanggung jawabnya sebagai penyuplai pupuk subsidi inilah, Petrokimia menyebar 4 unit mobil uji tanah di tiga wilayah, yakni Jabar, Jatim dan Bali Nusra (Bali, NTB, NTT). Mobil tersebut memberikan layanan uji tanah gratis kepada petani Indonesia khususnya NTB. Hal ini dilakukan untuk membantu para petani dalam meningkatkan hasil panennya. Demikian yang dikatakan petugas analis Mobil Uji Tanah Petrokimia, Azis Satria Putra pada saat melakukan uji tanah di Kecamatan Brang Rea, pada Kamis sore (29/3).

"Layanan uji tanah gratis ini adalah cara kami untuk lebih dekat dengan petani yang memanfaatkan pupuk dari Petrokimia. Sebelum dilakukan penanaman harus dilakukan uji tanah terlebih dahulu, idealnya dilakukan sekali setahun yang tujuannya untuk mengetahui kandungan PH tanah di lahan tanam. Normalnya PH tanah sekitar 6,5 - 7. Untuk Kecamatan Brang Rea ini rata-rata mempunyai kandungan PH yang netral yaitu 6 - 7. PH dengan skala tersebut memiliki ketersediaan unsur hara yang bagus terutama unsur mikro misal se, fe, dan MG yang berfungsi dalam proses fotosintesis. Selain itu, kami juga menguji kandungan makro tanah, seperti nitrogen, phosfor, dan kalium (NPK). Hasil pengujian ini dipakai untuk menentukan dosis tepat pemakaian pupuk pada tanaman," jelas Azis.

Uji tanah ini dilaksanakan setiap tahunnya bersinergi dengan dinas terkait yaitu Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk bersama-sama menemui petani di lokasi sehingga hasil pengujian langsung bisa diketahui secara bersama-sama. Koordinator Petugas Penyuluh Kec. Brang Rea, Achmad Budillah, S.P., M.Si. mengatakan bahwa hasil uji tanah yang dilakukan kemarin lebih ditekankan pada ketersediaan unsur hara dalam tanah.

"Alhamdulillah dengan bantuan dari Mobil Uji Tanah PT Petrokimia Gresik kami dapat mengetahui kandungan PH tanah di beberapa kelompok sehingga hasil panen meningkat 3-4 kwintal perhektarnya. Namun yang masih belum diketahui oleh para petani disini yaitu waktu ideal untuk memberikan pupuk tersebut," tambahnya.

PPL Kecamatan Brang Rea, Iki Rahmansyah, ST.,MM yang ikut mendampingi petugas Petrokimia mengatakan,
pihaknya tetap melakukan pendampingan kepada petani dalam hal meningkatkan hasil produksi. Terkait
dengan pengendalian hama penyakit.

 

Baca Juga :


"Di sini yang terjadi adalah serangan penggerek batang dan penyakit hawar dan bakteri.Kami menyarankan kepada petani untuk  mencegah lebih awal terhadap serangan hama dan penyakit tersebut," tegasnya.

Hasil uji tanah kali ini mengandung nitrogen rendah, phosfor sedang dan kalium rendah. Petugas dari
PT Petrokimia memberi masukan kepada petani untuk tetap menerapkan pola pemberian pupuk 532 yakni 500 kg pupuk organik, 300 kg pupuk ponska, 200 kg pupuk urea/ZA.  (KominfoFer/Andria/hatifah)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan