logoblog

Cari

Tutup Iklan

Teluk Lembar, KEE Mangrove Pertama Di NTB

Teluk Lembar, KEE Mangrove Pertama Di NTB

LEMBAR - KM. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lombok Barat (Lobar), H. L. Saswadi bersama Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)

Lingkungan

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
02 April, 2018 12:45:47
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 2261 Kali

LEMBAR - KM. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lombok Barat (Lobar), H. L. Saswadi bersama Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB, Ari Subiantoro, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial, Kepala Balai Pengelolaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lobar, Camat Sekotong, dan Kepala Desa Cendi Manik, melakukan penanaman Pohon Mangrove di Teluk Lembar, dusun Bagek Kembar, Desa Cendi Manik Kecamatan Sekotong, Selasa (27/3/2018).

Kegiatan yang diinisiasi oleh DLH Lobar dan BKSDA NTB itu, digelar untuk memeriahkan HUT Kabupaten Lombok Barat yang ke-60 sekaligus menetapkan kawasan tersebut sebagai Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Mangrove.

KEE merupakan kawasan di luar kawasan konservasi yang secara ekologis atau secara fisik, penting bagi konservasi keanekaragaman hayati dengan melindungi ekosistem, spesies, dan keanekaragaman genetik yang mencakup ekosistem alami maupun buatan.

Dengan ditetapkannya Teluk Lembar sebagai KEE Mangrove, menjadikan kawasan tersebut sebagai KEE Mangrove pertama di NTB. Dengan demikian, KEE ini diharapkan menjadi contoh pengelolaan konservasi mangrove di daerah lain.

Sebelumnya, pada tahun 2017 lalu, Bupati Lobar telah menetapkan pembentukan Forum Pelestari Mangrove. Anggotanya terdiri dari instansi pemerintah, swasta, organisasi masyarakat yang peduli terhadap kelestarian mangrove, terutama di daerah Patut Patuh Patju ini.

Dalam kesempatan itu, Pjs. Bupati, H. Lalu Saswadi, sangat mendukung wilayah Teluk Lembar dijadikan KEE Mangrove. Hal itu diakuinya, mengingat pentingnya keberadaan ekosistem mangrove di wilayah hukumnya. “Kita berharap agar kawasan ini bisa bertambah lagi. Semoga dengan semakin meluasnya kawasan mangrove yang terlindungi menjadikan Lombok Barat semakin maju dan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat," harapnya.

 

Baca Juga :


Harapan yang sama disampaikan Kepala BKSDA NTB, Ari Subiantoro. Ari berharap agar seluruh pihak termasuk Pemkab Lobar dan unsur swasta serta masyarakat umum, dapat berperan melestarikan dan menjaga KEE Mangrove yang memiliki luas sekitar 86,46 ha ini. “Mangrove sebagai kesatuan ekosistem yang sangat penting bagi penahan abrasi, menjaga kualitas air, area pemijahan ikan, area pembesaran ikan dan penahan erosi,” kata Ari.

Sementara itu, Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial yang diwakili oleh Kasubdit Lahan Basah Margo Utomo menjelaskan, KEE merupakan ekosistem esensial yang ditetapkan sebagai kawasan yang dilindungi dan dikelola berdasarkan prinsip konservasi yang berada dalam satu atau lebih wilayah administratif provinsi/kabupaten/kota. “Pengelolaan ekosistem esensial tidak menjadi tanggung jawab satu sektor saja, tapi harus melibatkan stakeholder terkait,” katanya.

Stakeholder yang dimaksud Ari adalah Pemerintah Daerah, Lintas Kementrian, LSM, Perguruan Tinggi dan Sektor Swasta. Pada kesempatan itu Ari mengajakseluruh komponen agar menjaga dan melestarikan lahan basah, khususnya ekosistem mangrove agar peran dan manfaatnya terutama sebagai keanekaragaman hayati, sumber mata pencaharian dan pencegah bencana dapat terus dirasakan hingga ke anak cucu kelak.



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan