logoblog

Cari

Tutup Iklan

Dinas LHK NTB Kerjasama Dengan 50 Bank Sampah

Dinas LHK NTB Kerjasama Dengan 50 Bank Sampah

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan(LHK)  Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengupayakan Rehabilitasi hutan dan lahan dengan beberapa cara yaitu meningkatkan pemanfaatan

Lingkungan

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
08 Desember, 2017 18:25:19
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 11317 Kali

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan(LHK)  Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengupayakan Rehabilitasi hutan dan lahan dengan beberapa cara yaitu meningkatkan pemanfaatan dan penggunaan sumber daya alam, Memantapkan pola perlindungan dan konservasi sumber daya alam.

Disamping itu, memantapkan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, Memantapkan pengelolaan sumber daya alam berbasis daya dukung dan daya tampung serta mempercepat perwujudan aparatur yang professional dan sarana prasarana yang berkualitas.

Kepala Dinas LHK NTB,  Ir. Madani Mukaram, B.Sc.F di panggung Inspiratif Expo Edisi 14, Minggu 26/11 Dinas Komunikasi dan Informatika dan Statistik Provinsi NTB yang lalu mengatakan Untuk mendukung hal tersebut, pada Tahun 2017 Dinas LHK NTB membangun Inovasi yang merupakan integrasi dari berbagai strategi untuk mencapai berbagai hal tersebut di atas dengan nama Gerakan Membangun Pengelolaan Hutan dan Lingkungan Hidup Secara Kolaboratif dan Partisipatif atau disingkat dengan “ GEMPITA KREATIF”

“GEMPITA KREATIF terdiri dari : 1. TAPAK (Tempat Pengelolaan Sampah Akhir di Kawasan Hutan); 2. LIMBOP (Limbah Hutan Optimal); 3. Paper Less Management; 4. Pengamanan Hutan Berlapis; 5. KPH Berkoalisi; 6. Border Trees (pohon batas kawasan hutan); 7. RHL Kolaboratif; 8. TAKIMHUT (Penataan Pemukiman Perambah Hutan) dan 9. Areal Penggunaan Lain Daerah,” katanya.

Secara simultan, Dinas LHK NTB juga membangun kerjasama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam hal pengelolaan hutan dalam bentuk MOU antara Gubernur dan Bupati/Walikota di seluruh NTB.

Madani Mukaram juga menjelaskan, ruang lingkup MOU tersebut antara lain berupa Pemanfaatan kawasan hutan, Pemanfaatan jasa lingkungan, Pemanfaatan dan pemungutan hasil hutan, Penggunaan (pinjam pakai kawasan hutan), Perlindungan Mata Air dalam kawasan hutan dan Pelaksanaan perlindungan tumbuhan dan satwa liar yang tidak dilindungi.

“Dalam penegakan hukum, Dinas LHK NTB menginisiasi MOU Peningkatan dan Percepatan, Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat antara Gubernur NTB dengan Kapolda NTB, Kejaksaan Tinggi NTB, DANREM 162/WIRABAKTI, Kepala Balai KSDA NTB, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dan Kepala Balai Taman Nasional Tambora,” ujar Madani

Ruang lingkup MOU tersebut adalah Perencanaan Pencegahan dan Pemberantasa Perusakan Hutan, Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Penindakan Perusakan Hutan serta Penegakan Hukum Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan hutan.

 

Baca Juga :


Sedangkan, di bidang Lingkungan Hidup, Dinas LHK secara aktif terlibat dalam mendukung pengelolaan persampahan melalui kerjasama pembinaan pengolahan sampah dengan beberapa Bank Sampah.

Bahkan pada Tahun 2018 direncanakan ada kegiatan pembinaan terhadap 50 kelompok masyarakat yang terafiliasi dengan Bank Sampah termasuk dukungan bantuan peralatan dan fasilitasi pemasaran hasil pemilahan sampah oleh kelompok masyarakat tersebut. Secara aktif, Dinas LHK NTB melakukan pengujian terhadap kualitas air dan kualitas udara di seluruh Provinsi NTB.

Dinas LHK NTB juga aktif mendukung Program Perhutanan Sosial yang membangun Kemitraan produktif dengan masyarakat melalui berbagai skemanya antara lain Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat dan Kemitraan Kehutanan.

Tahun 2017, untuk kegiatan HTR.dari 4.396 Ha yang dicadangkan telah diterbitkan 3.122,55 Ha areal HTR untuk 12 kelompok dengan jumlah anggota sebanyak 3.326 KK. Untuk Hutan Kemasyarakatan, dari 30.282,50 Ha areal yang dicadangkan telah terbit 19.126,60 ha Ijin Usaha Pengelolaan HKm untuk 60 kelompok dengan jumlah anggota 17.498 KK dan 13.459 Ha kemitraan kehutanan.

Berbagai upaya tersebut di atas adalah untuk memastikan bahwa pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan di Provinsi NTB berjalan dengan efektif, efisien, berkeadilan serta bermanfaat secara lestari dan berkelanjutan. [Edy]



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan