logoblog

Cari

Tutup Iklan

Gerakan LISAN Mataram

Gerakan LISAN Mataram

Permasalahan Sampah rumah tangga, pasar maupun dari pasilitas umum lainnya di  Kota Mataram, tetap menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota Mataram.

Lingkungan

KM Rinjani Lombok
Oleh KM Rinjani Lombok
29 November, 2016 16:40:32
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 7225 Kali

Permasalahan Sampah rumah tangga, pasar maupun dari pasilitas umum lainnya di  Kota Mataram, tetap menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota Mataram. Volume sampah yang secara terus-menerus bertambah terjadi seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pesatnya pembangunan pemukiman baru di kota Mataram. Penduduk kota Mataram hingga saat ini saja sudah tembus angka 400 ribuan.  “Dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah itu, maka produksi sampah kota Mataram sekarang telah menyentuh angka 1200 m3/hari dan jumlah yang bisa tertangani hanya 800 m3/hari sehingga diperlukan sebuah terobosan baru dalam mengatasi masalah sampah terutama yang tidak tertangani tersebut dan yang terpenting yakni dengan memberdayakan masyarakat”,  kata Walikota Mataram  H. Ahyar Abduh dalam berbagai kesempatan.

Apa yang dilakukan pemerintah Kecamatan Selaparang berupa Gerakan Menuju “LISAN” (Lingkungan dengan Sampah Nihil) merupakan langkah tepat dan cukup produktif. Dimana sampah-sampah yang dikumpulkan Kelompok-kelompok Kerja (Pokja) dari PKK Kota Mataram yang ada di Kecamatan Selaparang disini akan di sortir dan selanjutnya untuk daur ulang bekerja sama dengan Bumi Pandaan Plastik dari Jawa Timur serta UD Ratna Plastik dari Jember. Sementara sampah organik diolah menjadi pupuk kompos yang sangat banyak manfaatnya untuk pertanian.

Camat Selaparang M. Saleh, menjelaskan, jika dengan gerakan ini, pihaknya mencoba memanfaatkan sampah untuk kesejahteraan. Pihaknya juga memiliki berbagai kegiatan antara lain diantaranya, barter sampah plastik dengan Raskin, kemudian Shodakoh Sampah Plastik, dan juga pengolahan sampah organik (kompos).

Dalam hal ini Kelurahan Dasan Agung Baru akan menyediakan Pasar Organik untuk lebih memudahkan masyarakat dalam pendistribusian hasil pengolahan sampah organik tersebut. Dalam hal pengolahan sampah gerakan menuju LISAN ini telah dilakukan pengiriman 3,5 ton sampah menuju Tempat Daur Ulang Plastik di Jember Jawa Timur. Selebihnya sampah organik diolah menjadi pupuk kompos untuk memenuhi kebutuhan tanaman pangan, tanaman hias maupun tanaman buah-buahan di kota Mataram. (Wardi). -03

 

Baca Juga :


 

 



 
KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok diinspirasi oleh tekad bersama sesama anggota untuk membangun informasi produktif, komunikatif dan aspiratif di seputar Lobar dan gumi Lombok umumnya. Anggota: Hernawardi (Ketua), Fathurrahman, Ardipati, L. Suhaemi, Rian F, L. Budi D. Hp

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan