logoblog

Cari

Tutup Iklan

Proyek Jalan Ekonomi Desa Tonggorisa Dinilai Siluman

Proyek Jalan Ekonomi Desa Tonggorisa Dinilai  Siluman

Proyek Jalan Ekonomi di DesaTonggorisa Dinilai  Siluman Bima, NTB- Proyek jalan ekonomi yang berada di So La Hiwa dan DAM mini di So

Lingkungan

Ipultimur, KM. Palibelo
Oleh Ipultimur, KM. Palibelo
16 November, 2015 11:35:54
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 10824 Kali

Bima, NTB- Proyek jalan ekonomi yang berada di So La Hiwa dan DAM mini di So Lapeto Desa Tonggorisa Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, di duga terkesan. Pasalnya dilokasi tersebut tidak ada plang proyek (papan nama). Sehingga warga sulit mengetahui besaran anggaran dan dari mana asalnya,dari dinas mana serta masa waktu pengerjaanya, dan sebagian warga tidak ada menyetujui pembuatan jalan ekonomi di dataran rendah.

“Tanda tanda kedua proyek dari APBD perubahan tidak ada atau plang proyek tidak ada berarti ini proyek Siluman,”kata Tokoh masyarakat A. Malik  (55) kepada Wartawan ini di lokasi proyek, minggu (15/11/2015), Menurutnya seharusnya setiap proyek yang sumber dananya berasal dari APBN dan APBD harus ada plang proyek sebagai penanda adanya proyek dari pemerintah “Ada apa ini kok tidak ada plang proyeknya. Patut diduga proyek ini ada persoalan atau permasalahanya”,kata A. Malik 

Lanjutnya lagi “kalau dilihat dari pertama masuknya proyek PNPM Pisew jaringan irigasi tiga tahun lalu di saat musim hujan genangan air meluas sekitar lokasi so La Hiwa, apalagi masuknya proyek jalan ekonomi sekitar jalur irgasi ini, seakan akan jalan ini membuat timbunan persawahan, kalau begini,! air keluar lewat mana bukan kami tidak setuju masuk proyek tersebut malah kami senang tapi harus lihat kondisi lokasi, kalau pikiran saya nanti saat  musim hujan genangan air semakin meluas sekitar 3 wilaya yaitu desa Tonggorisa, desa Ragi, desa Nata  bukan masyarakat tani untung malah masyarakat rugi. “katanya.

Di lokasi yang sama salah satu warga Tonggorisa Alwi (70) di konfirmasi “bertanya-tanya berapa volume pekerjaan dari proyek jalan tersebut. Karena tanpa plang keterangan, proyek terkesan tak transparan atau seperti proyek siluman.  "Kami bingung dengan pembangunan Jalan ekonomi  itu, sudah hampir selesai tapi tidak punya papan plang jalan. Padahal sebagai masyarakat setempat, mereka ingin mengetahui dan ikut terlibat sebagai pengontrol dalam menyukseskan program Pemerintah Daerah Kabupaten Bimal. Salah satunya pembangunan infrastruktur jalan. "Kami tentunya sangat mengharapkan transparansi untuk setiap pembangunan-pembangunan yang ada di tempat kami," tuturnya.

Julkarnain warga Desa tongorisa mengatakan juga sama Wartawan di lokasi yang sama “masuknya proyek jalan ekonomi sebagian masyarakat tani tidak ada yang tau, tiba tiba proyek tersebut dikerjakan secara paksa bahkan plang nama tidak ada.

Sementara itu, Kades Tonggorisa, Irwan SE, ketua BPD Arifin mengungkapkan hal yang sama dilokasi bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi kepada pihak rekanan terkait adanya proyek masuk Tonggoriasa."Saya sudah jumpa dengan pihak rekanan, saya juga sudah sampaikan agar memasang papan plang proyek itu, bahkan harus di lengkapi adminitrasi sampai hari ini bestek juga belum di serahkan, untuk di ketahui proyek jalan ekonomi tersebut dikerjakan oleh oknum Wartawan Dinamika Meiruddin asal desa Ragi Kecamatan Palibelo dan DAM mini di so La Peto di kerjakan oleh Iwan asal Desa Nata Kecamatan yang sama. "ungkapnya.

 

Baca Juga :


Pemengang proyek DAM Mini Iwan, dikonfirmasi dilokasi  “kalau plang nama saya sudah upayakan bukan segampang kita menulis dengan tinta polpen harus di bikin sesuai peraturan Dinas terkait kalau tidak ada plang nama maka anggaran nanti tidak akan cair begitu saja, pokoknya saya tetap di upayakan dan sudah dikonfirmasi suruh di percepat papan itu.”katanya. (ipul) -01
 

 

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan