logoblog

Cari

Tutup Iklan

Penghijauan di Sungai Gondang

Penghijauan di Sungai Gondang

      Kemarau panjang terjadi hampir disetiap tahun yang mengakibatkan banyak masalah yang timbul antara lain gagal panen, kekurangan pangan, sampai pada

Lingkungan

Syamsul Riyadi
Oleh Syamsul Riyadi
11 September, 2015 14:55:45
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 4461 Kali

      Kemarau panjang terjadi hampir disetiap tahun yang mengakibatkan banyak masalah yang timbul antara lain gagal panen, kekurangan pangan, sampai pada meningkatnya gejala penyakit sosial pada masyarakat.  Jika hal ini terus menerus dibiarkan dan tidak ditanggulangi maka secara makro akan mengganggu stabilitas dan keamanan nasional.  Anomali iklim yang terjadi akhir-akhir ini mengakibatkan terjadinya pergeseran musim, el nino dan la nina silih berganti hal tersebut sudah dirasakan bahwa kondisi beberapa tahun terkahir ini sudah tidak mengikuti pola iklim normal (rerata 30 tahun).

      Akibat terjadinya pembalakan liar dan perladangan liar yang terjadi secara cepat mengakibatkan rusaknya hutan sebagai daerah kantong resapan air sehingga menyebabkan sumber air (water storage) jumlahnya semakin berkurang. Banyaknya daerah tangkapan air terdegradasi akibat rusaknya areal hutan juga merupakan salah satu penyebab terjadinya kekeringan yang melanda akhir-akhir ini.

     Sehingga perlu dilakukan penghijauan dengan penanaman pohon, seperti yang dilakukan oleh para mahasiswa KKP (kuliah kerja partisipatif) di desa gondang (09/09/2015). Penanaman pohon dilakukan dipinggiran sungai yang terbentang dari gondang ke bentek bekerjasama penyuluh pertanian, perikanan maupun kehutanan di UPTD Kec. Gondang dan masyarakat sekitar. Hal tersebut dipertegas oleh ketua pelaksana KKP “Abdul Kadir”, bahwa selain program utama kegiatan yang dilakukan di desa gondang tempat pembelajar qur’an, kesehatan, donor darah juga dilakukan penghijauan di daerah aliran sungai dalam mengatasi kekurangan air yang langsung dirasakan oleh petani sekitarnya. Adapun jenis bibit pohon yang ditanam mulai dari bajur, berus besi, mentoa, beringgi dan bibit pohon apokat.

     Selain itu, kepala desa gondang “Ahmad Johari” menyatakan bahwa dengan musm kemarau saat ini sangat dirasakan langsung oleh petani, yaitu berkurangnya debet air dialiran sungai akibat iklim yang tidak menentu. Sehingga perlu dilakukan penghijauan penanaman pohon sebagai daya serap penyimpanan air akan datang.

 

Baca Juga :


     Kepala UPTD Kec. Gangga “Abdul Gafur, SP” kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi seluruh instansi khususnya berkaitan dengan pertanian sebagai sentral yang langsung dirasakan akibat  berkurangnya air. Sehingga kegiatan ini, perlu sebagai contoh untuk dilakukan di daerah masing-masing. Selain faktor kekeringan atau kurangnya sumber pengairan juga diperparah dengan kondisi infrastruktur pengairan yang ada seperti  jaringan irigasi desa (jides) dan jaringan irigasi usaha tani (jitut) banyak yang  rusak, sehingga banyak volume air yang hilang ditengah jalan akibat air meresap kedalam tanah sebelum sampai pada areal pertanaman. Sehingga pemerintah pusat melalui program upaya khusus (upsus) salah satunya dilakukan perbaikan jaringan irigasi. Perbaikan infrastruktur irigasi mutlak dilakukan karena dapat mengurangi kehilangan air akibat terjadinya perembesan pada daerah yang rusak sehingga kehilangan volume air akibat meresap kedalam tanah sebelum sampai pada areal persawahan dapat ditekan jumlahnya. Selain itu juga dilakukan pemberian bantuan berupa pemanfaatan pompa air. Hal tersebut juga sangat efektif terutama pada daerah yang memiliki dataran tinggi  dan lahan kering agar debit air tanah atau air permukaan seperti air sungai dapat menjangkau areal pertanaman. () -01



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan