logoblog

Cari

Tutup Iklan

Mobil ala Pak Kadus

Mobil ala Pak Kadus

Masyarakat Lombok pada umumnya sangat terkenal dengan Budaya Gotong Royong, tidak Cuma dalam rangka membangun fasilitas umum tapi dalam hal membangun

Lingkungan

KM Kaula
Oleh KM Kaula
08 April, 2015 06:32:02
Lingkungan
Komentar: 6
Dibaca: 3267 Kali

Mobil itu biasanya beroda empat lengkap dengan surat kepemilikannya. Memiliki mesin dengan konstruksi bentuk beraneka type. Ada untuk mengangkut orang secara komersiil ada pula untuk keperluan pribadi. Mobil akan dikemudikan oleh seorang sopir yang telah memiliki Surat Ijin Mengemdui, kemudian mengangkut penumpang menuju suatu tempat yang hendak diinginkan. Namun mobil dalam pemahaman Kadus Punikasi berbeda dengan kebanyak orang. Bagaimana ceritanya? berikut penuturannya 

Masyarakat Lombok pada umumnya sangat terkenal dengan Budaya Gotong Royong, tidak Cuma dalam rangka membangun fasilitas umum tapi dalam hal membangun kepentingan pribadipun masyarakat masih sangat kompak saling bantu dan tolong menolong. Namun seiring dengan putaran waktu yang memang tidak kenal konfromi, budaya gotong royong tersebut sedikit demi sedikit terkikis bahkan hampir punah.

Maka Sebagai upaya untuk membangkitkan kembali gairah masyarakat terhadap budaya gotong royong yang sudah hampir jarang kita lihat di Lombok, terutama di Desa Masmas, Kecamatan Batukliang Utara, maka pada hari minggu kemarin Bapak Kepala Dusun Punikasih mengajak warganya untuk membersihkan jalan lintas masmas, yang membentang dari Dusun Goak Desa Masmas Kec. Batukliang Utara hingga wilayah Kec.Kopang.

Upaya tersebut dimaksudkan disamping untuk mengajak warga untuk peduli terhadap lingkungannya juga untuk membantu Pasukan Relawan Kebersihan yang memang selalu mengadakan pembersihan di sekitar desa Masmas setiap pagi hari minggu. karena kalau Cuma mengandalkan relawan kebersihan yang sedianya beranggotakan 21 orang, tapi karena sebagiannya melanjutkan kuliah diluar daerah sehingga yang tersisa Cuma 14 orang, maka bisa dipastikan areal yang bisa dibersihkan hanya sedikit saja, apa lagi kalau yang dikerjakan juga adalah membuat drainase sepanjang jalan sambil menambal sulam jalan-jalan yang kondisinya sangat parah.

Fokus pekerjaan pada kegiatan gotong royong kemarin adalah memotong ujung-ujung bambu dan dahan kayu yang menjulur ke jalan yang kira-kira akan mengganggu para pengguna jalan. Dan membuat drainasi di setiap tanjakan sambil menambal sulam jalan yang berlubang.

Hadir pada kegiatan tersebut mulai dari para pemuda yang bertugas memotong ranting kayu dan bambu, para orang tua dan sebagian relawan kebersihan membuat drainasi dan menambal sulam jalan yang berlubang, sementara ibu-ibu menyediakan kopi, teh dan minuman lainya.

Tidak sekedar drainasi dan jalan yang kelihatan lebih rapi yang dihasilkan dalam kegiatan kerja bersama tersebut, tapi juga dalam kesempatan istirahat. Bapak kepala dusun juga menawarkan sebuah wacana, bagaimana tokoh-tokoh masyarakat dan para pemuka agama di dusun Punikasih bisa intens ketemu dengan membikin jadwal pertemuan rutin sambil arisan, menabung, mengaji dan diskusi soal hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Wacana yang diberikan oleh bapak yang bertubuh pendek, gemuk dan bercambang lebat ini ternyata disambut antusias oleh warga yang kebetulan duduk disekitar lingkaran bapak kadus, bahkan mereka langsung menentukan jadwal dan tempat pertemuan, dimana lokasi yang mereka tentukan adalah rumah bapak kadus sendiri pada malam rabo (red : tadi malam).

Benar seperti yang warga jadwalkan, bahwa tadi malam beberapa orang berdatangan kerumah bapak kadus sekalipun hanya sebagian kecil saja, hal ini disebabkan karena keadaan sedang hujan lebat. Karena yang hadir Cuma sebagian kecil saja, maka diskusi sebagaimana dihajatkan dari awal tidak bisa dilangsungkan. Bapak kadus hanya mengajak warga ngobrol-ngobrol ringan saja.

Dalam obrolan ringan tersebut sang kadus memberikan gambaran kepada warga, seperti yang dikutip penulis, “…………., kita akan mengupayakan sebuah mobil, dimana mobil ini sudah jelas ada, modelnya juga sudah jelas, begitu juga tujuannya. Kalau sudah begini, tinggal kita cari penumpang. Ayo…. Ini ada mobil dihadapan bapak-bapak yang tujuannya sudah jelas, siapa mau ikut, silahkan!, ongkosnya sekian, syaratnya begini-begini”.

 

Baca Juga :


Yang digambarkan sebagai mobil tersebut oleh sang kadus adalah sebuah wadah yang punya tujuan dan aturan yang jelas, sebagai tempat warga bersilaturrahmi, berdiskusi juga tempat untuk merancang upaya-upaya ekonomi kreatif.

Dalam kegiatan yang nonformal tersebut juga, sempat dirumuskan beberapa langkah sebagai upaya untuk menghidupkan masjid, mulai dengan solat berjamaah setiap waktu, termasuk menghidupkan kembali kebiasaan para orang tua terdahulu yang selalu berbuka puasa pada bulan puasa di masjid. Tidak Cuma itu, tapi ada banyak agenda yang berhasil dirumuskan untuk dibicarakan pada pertemuan tinjak lanjut nantinya, yaitu upaya-upaya membagun ekonomi kreatif, mulai dari arisan, menabung dan melakukan usaha bersama.

Untuk finishing semua rencana tersebut, maka peserta yang hadir juga merencanakan pertemuan tindak lanjut untuk menghadirkan warga lebih banyak pada malam sabtu akan datang. Tehnik yang diusulkan oleh peserta untuk memastikan kehadiran warga yang lebih banyak adalah dengan menekankan kepada semua RT yang jumlahnya 5 RT untuk membawa warganya masing-masing minimal 10 orang.

Bapak kadus yang baru menjabat belum genap satu tahun ini memang dituntut untuk berfikir keras bagaimana mewujudkan persatuan dan kesatuan warga, karena bapak yang berewokan ini mengindikasikan masyarakatnya kurang kompak dengan melihat bangunan masjid yang tidak kelar-kelar, masjid yang kurang ramai pada setiap waktu solat, jalan yang rusak, gang yang juga sangat tidak tertata dan lain sebagainya.

Demikian banyaknya PR yang dibebankan kepada bapak kadus yang Cuma punya honor Rp.300.000/bln, itupun harus dibagi ke setiap RT yang lima masing-masing Rp. 50.000/orang. Maka Mari kita doakan bersama semoga Bapak kadus yang satu ini, juga kadus-kadus yang lain di seluruh Indonesia, tetap diberi kesehatan, umur panjang, rizki yang halal, barokah dan berlimpah, begitu juga kita doakan semoga segala usaha, urusan dan apa yang dicita-citakan untuk kemaslahatan orang banyak cepat terwujud dan sukses selalu. Aaaamin Yaa Robbal Aaalamiin.[] - 05

 

 



 
KM Kaula

KM Kaula

Habiburrahman, Koordinator Kampung Media Kaula E-mail habib_kemus@yahoo.com, Alamat Desa Mas-mas Kec. Batukliang Utara Kab. Lombok Tengah. FB. habib kemus.

Artikel Terkait

6 KOMENTAR

  1. KM. Lingsar

    KM. Lingsar

    11 April, 2015

    membaca tulisan ini seolah saya berada ditempat itu (Dusun Punikasih) luarbiasa pak inpirator! lanjutkan jangan pernah menginjak pedal rem karena jalanannya lagi lengang!


    1. KM Kaula

      KM Kaula

      11 April, 2015

      siap komandan, trimakasih supportnya.


  2. KM Angin Daye

    KM Angin Daye

    10 April, 2015

    Insyaallah dengan terbitnya UU No 6 Tahun 2014 Honorarium Kadus akan naek juga,


    1. KM Kaula

      KM Kaula

      11 April, 2015

      semoga saja benar bung, makanya kalau disini saya pribadi kepingin melihat gaji kades itu 10 juta. hahahaha.


  3. KM. Sukamulia

    KM. Sukamulia

    08 April, 2015

    Luar biasa... Pak kadus bisa menjadi inspirasi bagi kadus2 lainnya n bahkan harus ditauladani oleh pemimpin yg duduk di kursi yg lebih tinggi. Sy jd kepengen ikut naik di mobil pak kadus.., heee Terus berkarya KM KAULA....


    1. KM Kaula

      KM Kaula

      09 April, 2015

      trimakasih sanaq. kapan pelungguh bisa silaturrahmi ke masmas, loteng?


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan