logoblog

Cari

Tutup Iklan

Peringati HAB Kemenag Dengan Menanam Pohon

Peringati HAB Kemenag Dengan Menanam Pohon

Gili Gede, 20/12_Kemah Bhakti Kerukunan adalah merupakan bagian dari Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Republik Indonesia Ke-69 yang kegiatannya difokuskan di

Lingkungan

KM. RENGGANIS
Oleh KM. RENGGANIS
21 Desember, 2014 13:45:47
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 6783 Kali

Gili Gede, 20/12_Kemah Bhakti Kerukunan adalah merupakan bagian dari Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Republik Indonesia Ke-69 yang kegiatannya difokuskan di Desa Gili Gede Indah Kecamatan Sekotong Tengah juga dihadiri Bupati Lombok Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Kelautan Kabupaten Lombok Barat.

Selain Panitia HAB melaksanakan penanaman 4.000 pohon juga diadakan empat jenis mata lomba seperti lomba dayung, lomba tarik tambang, lomba menangkap itik di tengah laut dan lomba lari karung antara Karyawan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat dengan masyarakat Desa Gili Gede Indah Sekotong Tengah pada hari Sabtu, 20 Desember 2014.

Dalam sambutannya Bupati Lombok Barat yang diwakili Kepala Dinas Kehutanan dan Kelautan Kabupaten Lombok Barat mengatakan masyarakat pesisir dan kepulauan sering disebut sebagai masyarakat termiskin dari kelompok masyarakat lainnya sesuai data yang dikeluarkan oleh World Bank mengenai kemiskinan bahwa terdapat 108.78 juta orang atau 42% dari total penduduk Indonesia dalam kondisi miskin pada tahun 2013.

Lanjut dikatakan kemiskinan dan ketidak mampuan masyarakat pesisir diperlukan langkah-langkah terobosan, seperti penanaman pohon mangrove, menjaga keaslian terumbu karang dan padang lamun dari tindakan yang destruktif, oleh karena itu penanaman 4.000 pohon yang dilakukan Panitia HAB Kemenag Kabupaten Lombok Barat adalah merupakan kegiatan nyata dalam upaya mengembalikan fungsi keseimbangan ekologi dari sebagian ekosistem wilayah pesisir akibat dari kondisi sejumlah masyarakat yang bermukim di pinggir pantai.

 

Baca Juga :


Kepala Dinas Kehutanan dan Kelautan mengingatkan kepada kita semua bahwa fungsi mangrove diantaranya sebagai penyangga kehidupan, sumber pangan, pelindung pesisir, menjaga kekayaan keanekaragaman hayati, juga berkontribusi sebagai pengendali iklim global melalui penyerapan karbon, maka pengelolaan ekosistem mangrove perlu dilakukan secara tepat dan terpadu, seperti yang dilakukan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat di Gili Gede Indah ini, ungkapnya.

Dan yang tidak kalah penting adalah himbauan dan ajakan Bapak Bupati untuk senantiasa menanamkan jiwa peduli lingkungan lestari melalui kegiatan-kegiatan nyata seperti yang sedang kita lakukan hari ini, ajakan beliau mengakhiri sambutannya. [] - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan