logoblog

Cari

Tutup Iklan

464.000 Bibit Pohon Untuk Kegiatan Kehutanan

464.000 Bibit Pohon Untuk Kegiatan Kehutanan

KM. Pondok Kalua - Bupati Lombok Utara H .Djohan Sjamsu, SH, memberikan attensi yang sangat besar terhadap pelaksanaan kegiatan menanam pohon

Lingkungan

KM. Pondok Kalua
Oleh KM. Pondok Kalua
11 Desember, 2014 11:02:44
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 4624 Kali

KM. Pondok Kalua - Bupati Lombok Utara H .Djohan Sjamsu, SH, memberikan attensi yang sangat besar terhadap pelaksanaan kegiatan menanam pohon pada Hari Menanam Pohon Indonesia ( HMPI) dan bulan menanam Nasional(BMN) Kabupaten Lombok Utara yang dilaksanakan di Dusun Papanda Desa Sambik Bangkol Kecamatan Gangga, selasa, (09/12), dan dihadiri oleh masyarakat dan SKPD se-KLU.

“ Saya berharap kegiatan ini akan lebih membangkitkan motivasi dan membudayakan seluruh masyarakat Indonesia untuk menanam dan memelihara pohon dalam rangka membangun ekosistem hutan melalui rehabilitasi lahan di Indonesia khususnya di kabupaten Lombok Utara, dan sesuai dengan motto kita hari ini yaitu banyak pohon banyak rizki, dari tahun 2009 hampir jutaan lebih pohon kita tanam di KLU, harapan kita setengahnya saja hidup maka KLU akan subur dan hijau, namun terkadang kita hanya pandai menanam tapi tidak pandai memelihara, sehingga tumbuhnya pohon itu tidak bagus, sekedar untuk kita ingat bahwa dulunya daerah kita ini tadinya memiliki sumber air yang sangat besar, namun karena hutan dibabat dengan tidak diimbangi dengan penanaman lagi maka banyak sumber air kita yang hilang, oleh karena itu dengan adanya kegiatan ini semoga dapat memulihkan semangat untuk menanam pohon lagi, “Tegas beliau

Beliau melanjutkan “ kita telah menempatkan petugas dari provinsi, bahkan kita juga telah membentuk langlang, namun justru hutan bertambah habis, namun yang menjadi sebuah kebanggaan bahwa di KLU ini masih ada hutan adat yang dipelihara oleh masyarakat sehingga kondisinya benar-benar terpelihara dengan baik, hutan adat ada di Bayan, Sukadana dan akar-akar, justru hutan adat ini sangat terpelihara dengan baik dan hutan yang dijaga oleh pemerintah malah habis itulah yang menjadi pertanyaan dan belum terjawab. Oleh karena itu kita harus sungguh-sungguh memelihara hutan untuk menjaga agar kita terhindar dari kekeringan. Kalau kondisi hutan subur dan terpelihara maka yang akan mendapatkan manfaatnya juga adalah masyarakat, sehingga kita akan terhindar dari pemanasan global, marilah kita menjadi orang yang rajin menanam bukan rajin memotong, sehingga rezki kita semakin bertambah” Imbuhnya

Kepala Dinas DPPKKP Ir. Hermanto dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan hari menanam pohon Indonesia ( HMPI) dan bulan menanam Nasional(BMN) adalah merupakan kegiatan rutin dari kementrian kehutanan RI dalam rangka menanggulangi lahan kritis di Indonesia dan khususnya di KLU, lahan kritis yang ada di Kabupaten Lombok Utara sampai saat ini mencapai 24.639,41 ha. Namun pemerintah KLU telah menanam dilahan kritis dari tahun 2009-2013 sebanyak 16.068 ha dengan bibit sebanyak 7.735.278 batang, sehingga lahan kritis yangmasih ada harus diusahakan untuk penanggulanganya. Bahkan selama ini juga di Kabupaten Lombok Utara telah dilakukan berbagai cara dalam menghijaukan kembali hutan dan jalan yaitu dengan kegiatan menanam pohon disepanjang jalan, juga tanaman perlindungan mata air dengan bekerja sama dengan kantor Lingkungan Hidup, kantor KPH rinjani Barat dan Kantor Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, serta dibantu oleh mahasiswa dan juga Pramuka serta elemen masyarakat lainnya.” katanya

 

Baca Juga :


Hadir dalam acara tersebut, Bupati Lombok utara, Ketua DPRD KLU , Sekda, Kadis Kehutanan Provinsi, dan SKPD terkait. (nonong) - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan