logoblog

Cari

Hawa Dingin, Anak Rawan Terserang Penyakit

Hawa Dingin, Anak Rawan Terserang Penyakit

KM Bali 1-Kalau tidak salah, Hawa dingin yang mungkin Rekan-rekan pembaca rasakan akhir-akhir ini sudah berlangsung sejak sekitar bulan Juni lalu. Hawa

Lingkungan

KM. Bali 1
Oleh KM. Bali 1
10 September, 2014 12:17:49
Lingkungan
Komentar: 0
Dibaca: 11906 Kali

KM Bali 1-Kalau tidak salah, Hawa dingin yang mungkin Rekan-rekan pembaca rasakan akhir-akhir ini sudah berlangsung sejak sekitar bulan Juni lalu.

Hawa dingin ini semakin parah pada waktu-waktu menjelang malam hari. Di malang dan yogyakarta suhunya bisa mencapai 17hingga 17,5°c pada malam hingga dini hari. 

Keadaan ini makin diperparah dengan tidak menentunya cuaca di daerah kita. Pada siang hari terjadi panas terik serta angin kencang berdebu. Namun tidak lama tiba-tiba mendung dan hujan pada sore atau malam harinya. Para ahli cuaca biasa menyebut peristiwa ini dengan "Musim Pancaroba".

Pada perubahan suhu serta cuaca yang ekstrim seperti ini, Bayi dan anak adalah yang paling rawan terserang penyakit. Mulai dari flu, batuk, batuk akibat alergi hawa dingin, hingga akhirnya demam dan sesak napas. 

Jika sudah mencapai tahap ini (demam) gejalanya, penyakit sikecil tidak bisa disepelekan. Orang tua harus sigap memahami gejala-gejala tersebut. Segera bawa anak atau bayi anda ke dokter.

 

Baca Juga :


Jangan lupa selalu memberinya air hangat untuk diminum. Air hangat selain mencegah dehidrasi pada anak akibat flu juga berfungsi untuk mengencerkan dahak sehingga mudah dikeluarkan. Pada bayi, usahakan sesering mungkin memberinya asupan ASI. Jika usia bayi anda sudah menginjak 2 tahun, maka air perasan jeruk nipis dan madu yang dicampur dalam sendok makan dapat diminumkan 2-3 kali sehari. 

Saat anak saya baru berusia 7 bulan penyakit batuk akibat perubahan cuaca yang ekstrim ini menyerang anak saya. Seorang teman memberi saya resep herbal yakni Buah Apel dicincang halus (yang saya gunakan adalah apel hijau yang berukuran sedang sebesar buah salak karena harganya murah hihihi) lalu direbus dengan 2 gelas air. Disarankan menggunakan dandang. Lalu letakkan wadah berupa piring atau mangkuk tahan panas diatas saringan dandang untuk menadah uap rebusan apel tersebut. Saat merebus, dandang sebaiknya ditutup rapat.Uap air yang tertampung pada wadah tadi dapat diminumkan pada bayi sebanyak 2 kali sehari.

Demikian beberapa pengalaman dan cerita yang dapat penulis bagi kepada rekan2 hari ini. Semoga bermanfaat....(Oz) - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan